Subsidi Solar Dipangkas

Selain memanfaatkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pertamina juga akan me­nyiapkan mobil khusus penyalur BBM yang diberi nama kantung-kantung BBM yang tersebar di 24 titik untuk mengantisipasi lon­jakan konsumsi tersebut. Pasal­nya, ia memantau antrean SPBU di Jawa Tengah mengular tahun lalu.

“Selain itu, kami harap dalam proses distribusi, khususnya bagi truk-truk pengangkut BBM, agar bisa masuk jalur mudik dan diberi pengawalan agar BBM ini bisa cepat tersalurkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Mobil tangki ini krusial dan kami juga akan mengoperasikan terminal BBM selama 24 jam untuk ini,” jelasnya.

Ia juga memprediksi kenai­kan DOT di Sumatera Barat bisa mencapai 49 persen dari 1.850 KL menuju 2.750 KL per hari di periode yang sama. Jumali men­gatakan, tradisi Mudik Basamo di provinsi tersebut membuat kebu­tuhan akan transportasi mening­kat, sehingga konsumsi BBM-nya juga diprediksi meningkat. “Tapi secara umum, dari tahun ke tahun kami melihat peningkatan kon­sumsi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta,” katanya.

BACA JUGA :  Persikabo All Star Tantang PSB Bogor di Laga Derby HJB ke-544

Pertamina memprediksi rata-rata konsumsi harian Premium akan melonjak 15 persen dari 71.906 KL menjadi 82.496 KL pada H-15 hingga H+15 hari raya Idul Fitri. Sementara itu, konsumsi har­ian Pertamax dan Pertalite juga akan meningkat masing-masing sebesar 17 persen dan 43 persen dibandingkan hari biasa.

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Fakta Kematian Mahasiswa Asal Ciseeng

Pertalite Meningkat

PT Pertamina (Persero) mem­prediksi lonjakan konsumsi BBM sejak H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Menariknya, kali ini penggunaan produk Pertalite diramalkan mel­onjak paling tinggi.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Wi­anda Pusponegoro mengatakan, dari catatan yang dimilikinya, kon­sumsi harian Pertamax diramalkan naik sebesar 17 persen menjadi 12 ribu kl dan konsumsi Pertalite akan melonjak 43 persen menjadi 10.200 kl per hari. Maka dari itu, Pertamina akan mempersiapkan stok Pertamax sebesar 340.395 kl dengan periode 25 hari.

(Yuska Apitya/dtk)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================