Mewaspadai Jasa Travel Palsu

Untitled-14Memasuki bulan suci Ra­madhan biasanya ham­pir semua orang sudah mulai berburu tiket mudik, bukan hal yang aneh lagi di Indonesia sebab jelang lebaran biasanya semua tiket kereta, bus, travel dan pesawat habis terjual. Kondisi ini sering kali dimanfaatkan para calo tiket dan travel bodong un­tuk mengeruk keuntungan dengan modus harga murah. Kenyataannya banyak pembeli yang tertipu karena sudah membayar tiket namun tiket­nya palsu.

Menanggapi hal ini Association of The Indonesian Tour & Travel Agencies (ASITA) menghimbau kepa­da masyarakat untuk cerdas dan jeli ketika memilih jasa travel yang di­pilih. Alangkah baiknya masyarakat menggunakan jasa travel yang sudah berlisensi, seperti travel yang diakui oleh Asita. Travel yang sudah dila­beli Asita sendiri adalah travel resmi

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

baik dari perijinan juga jasanya yang sesuai dengan promo yang mereka tawarkan. “Setiap tahunnya ketika pelaku jasa travel bodong ini sema­kin banyak, apalagi di bulan puasa., semakin menjamur saja. Masyarakat sudah harus mulai pintar dan jeli ke­tika memilih jasa travel yang resmi dan aman,” tutur Ketua Asita Bogor, Sunarya saat melakukan pembuba­ran panitia penyelenggara Rakerda Asita Jabar II, di rumah makan Da­pur Restu, Jalan Pandu Raya nomor 8, Kota Bogor, Minggu (05/06/2016).

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

Menurutnya, masalah ini sudah harus ditanggapi serius oleh pemer­intah, sebab nyatanya banyak sekali jasa travel yang terang-terangan se­cara terbuka membuka lapak baik di ruko juga di online. “Kalau di online kan susah dilacak, tetapi kalau yang buka lapak kan mudah untuk disi­dak, sebab hal ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tambahnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================