7 Penyebab Malasnya Salat Tahajud

Keenam, katsrotul dzun­uub, karena selalu dan kes­eringan berbuat dosa. Setiap dosa yg diperbuat menjadi noktah hitam di hati. Rasu­lullah SAW bersabda, “Ses­ungguhnya seorang hamba, ketika berbuat dosa, maka pada hatinya akan terting­gal setitik noda hitam. Jika dia bertaubat dari dosanya, maka hatinya akan dibersi­hkan dari noda hitam terse­but. Namun, apabila dia terus menambah dosanya, maka noda hitam tersebut pun semakin bertambah.”

Demikianlah maksud dari firman Allah Taala, “Sekali-kali tidak, bahkan apa yang mereka lakukan tersebut akan menutupi hatinya,” (QS al-Muthaffifin: 14).” (HR at- Tirmidzi).

Sufyan ats-Tsauri berkata, “Saya pernah tidak bisa men­jalankan shalat Tahajud sela­ma lima bulan hanya karena satu dosa yang dulu aku laku­kan.”

BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

Seseorang datang kepada Imam Ghazali untuk menan­yakan kepada beliau menge­nai sesuatu yang menyebab­kannya tidak bisa bangun malam untuk mengerjakan shalat. Beliau menjawab, “Dosa-dosamu telah membe­lenggumu.”

Ketujuh, karena alasan dari poin pertama sampai keenam, maka ia pun dengan mudah dikuasai setan (QS Al- A’rof: 175).

“Dari Abu Hurairah, bah­wa Nabi SAW bersabda: “Se­tan akan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu apabila ia tidur dengan tiga ikatan. Setan menyetempel setiap simpul ikatan atas ka­lian dengan mengucapkan, ‘Bagimu malam yang panjang maka tidurlah.’ Apabila ia bangun dan berzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan. Apabila ia wudhu, terbuka pula satu ikatan. Apabila ia shalat, terbukalah satu ikatan. Maka, di pagi hari ia penuh semangat dan segar. Jika tidak, niscaya di pagi hari perasaannya buruk dan malas.” (HR Bukhari).

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Ketika Rasulullah SAW diberitahu tentang seorang yang tidak Tahajud, beliau menjawab, “Setan telah men­gencingi kedua telinganya.” (HR an-Nasa’i dan Ibnu Ma­jah). Semoga Allah mena­namkan keindahan iman di hati kita dan kenikmatan shalat malam. Amin. (Abdul Kadir Basalamah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================