BMKG Bogor Buka Sekolah Lapangan Iklim

Untitled-19BOGOR, Today – Stasiun Klimatolo­gi, BMKG Dramaga Bogor, mendiri­kan sekolah lapang iklim di Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang sebagai antisipasi perubahan cuaca ekstrem terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Adapun sekolah lapang iklim bertujuan mendukung program ket­ahanan pangan nasional, khususnya wilayah Kabupaten Bogor,” kata Ke­pala Stasiun Klimatologi, BMKG Dra­maga, Bogor, Dedi Sucahyono.

Ia mengatakan, sekolah lapang iklim (SLI) sudah kita mulai Sabtu (4/6) kemarin, yang merupakan sekolah lapang iklim tahap III untuk wilayah Jawa Barat.

Sekolah lapang iklim ditandai dengan penanaman padi pada lahan pertanian milik masyarakat di Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, melibatkan 25 orang penyuluh swa­daya kecamatan sebagai peserta. “Kegiatan berlangsung selama tiga bulan dengan 10 kali pertemuan se­tiap 10 hari,” katanya.

BACA JUGA :  MENJAGA AKIDAH ISLAM DI TENGAH BERAGAM ARUS PEMIKIRAN KEISLAMAN

Ia menjelaskan, sekolah lapang iklim memberikan informasi yang memadai kepada petani terkait pe­rubahan cuaca dan dampaknya ter­hadap pertanian.

Lebih lanjut ia mengatakan in­formasi yang diberikan dengan menggandeng penyuluh pertanian, berupa kalender tanam, parameter-parameter iklim dan jenis tanaman yang cocok ditanam pada iklim ter­tentu.

Menurutnya, secara nasional program ini sudah dimulai sejak 2011 dan sudah memberikan dampak positif bagi petani berupa penamba­han produksi.

BACA JUGA :  Atasi Siswa Masuk Siang, Pemkot Bogor Bangun RKB Vertikal di SDN Pakuan

“Untuk mencapai tujuan serta sasaran kegiatan SLI ini dipandu instruktur dari Petugas Penyuluh Lapangan wilayah BP3K Kecamatan Leuwiliang dan narasumber dari BMKG Stasiun Klimatologi Drama­ga,” katanya.

Ia mengatakan cuaca ekstrem diperkirakan terjadi akibat peruba­han iklim negatif sehingga dampak sangat luas dari fenomena ini adalah kekeringan yang terjadi pada seba­gian besar belahan dunia termasuk Indonesia.

Program ketahanan pangan na­sional merupakan kegiatan yang akan terkena dampak langsung dari fenomena kekeringan. (Latifa Fitria)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================