Untitled-19BOGOR, Today – Stasiun Klimatolo­gi, BMKG Dramaga Bogor, mendiri­kan sekolah lapang iklim di Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang sebagai antisipasi perubahan cuaca ekstrem terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Adapun sekolah lapang iklim bertujuan mendukung program ket­ahanan pangan nasional, khususnya wilayah Kabupaten Bogor,” kata Ke­pala Stasiun Klimatologi, BMKG Dra­maga, Bogor, Dedi Sucahyono.

Baca Juga :  Pengertian dan Tata Cara Wudhu

Ia mengatakan, sekolah lapang iklim (SLI) sudah kita mulai Sabtu (4/6) kemarin, yang merupakan sekolah lapang iklim tahap III untuk wilayah Jawa Barat.

Sekolah lapang iklim ditandai dengan penanaman padi pada lahan pertanian milik masyarakat di Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, melibatkan 25 orang penyuluh swa­daya kecamatan sebagai peserta. “Kegiatan berlangsung selama tiga bulan dengan 10 kali pertemuan se­tiap 10 hari,” katanya.

Baca Juga :  Pengertian dan Tata Cara Wudhu

Ia menjelaskan, sekolah lapang iklim memberikan informasi yang memadai kepada petani terkait pe­rubahan cuaca dan dampaknya ter­hadap pertanian.