Untitled-3CATALUNYA– Memasuki jeda paruh musim MotoGP 2016, seluruh tim pabri­kan menjajal inovasi baru, yang kemung­kinan besar bakal diterapkan pada seri ke­delapan, GP Belanda di Sirkuit TT Assen, 26 Juni mendatang.

Tes resmi pun dilakukan, Selasa (7/6/2016) dinihari WIB di Sirkuit Catalunya. Dalam tes itu, jus­tru rider CWM LCR Honda, Cal Crutchlow keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 43,963 detik, lebih cepat 0,2 detik dari pebalap Movistar Ya­maha Jorge Lorenzo dan 0,3 detik dari rider Suzuki Ecstar, Maverick Vinales.

Namun, ketimbang melihat hasil tes, khalayak pecinta MotoGP lebih tertarik melihat benda atau inovasi apa yang terpasang pada kuda besi masing-masing rider, terutama milik Yamaha, Ducati, Honda dan Suzuki serta pemasok ban, Michelin.

Dari kubu Repsol Honda, Dani Pedrosa dan Marc Marquez menjajal sasis baru ser­ta knalpot anyar pada motor RC 213V mer­eka. Namun, menurut Marquez, sasis baru itu belum sempurna dan tidak lebih baik ketimbang yang lama.

Saat mengaspal, catatan waktu The Baby Alien pun tak bagus-bagus amat. Dia hanya mampu menempatkan diri di posisi kedela­pan dengan catatan waktu 1 menit 44,006 detik. Meski begitu, Marquez menilai sasis baru itu memiliki beberapa keunggulan.

Ia menyarankan agar keunggulan sasis baru diadaptasikan ke sasis lama. “Saya mencoba hal baru dan kemudian ke­celakaan. Saya menggunakan sasis baru tetapi kami tak terlalu puas dengan hasil uji coba kami,” ujar Marquez seperti dilansir speedweek, Selasa (7/6/2016).

“Saya tak menyadari adanya perubahan berarti. Sasis baru memiliki keunggulan di beberapa titik dan itu bisa digunakan pada sasis yang selama ini kami gunakan. Saya hanya menjajalnya selama dua putaran. Jika berbicara jujur, mungkin saya akan meng­gunakan sasis lama untuk balapan di As­sen,” tandas Marquez.

Sementara di kubu tim garpu tala, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi pun menjajal sasis baru pada moto YZR-M1 mereka. Rossi hanya duduk di posisi ke 11 saat tes. Namun, The Doctor mengaku puas atas sasis baru yang didapatkannya.