Yamaha memang menjadikan sesi tes untuk menjajal sasis baru plus menguji kem­bali kompon ban depan konstruksi baru dari Michelin yang sebelumnya mereka jajal di Jerez. Juga menguji tiga pilihan kompon ban belakang berbeda yang juga anyar (evolusi dari tipe 47 yang digunakan pada balapan terakhir di Catalunya) dan bertujuan menin­gkatkan traksi saat motor keluar tikungan.

Ketika ditanya GPone soal sasis baru, Rossi mengaku cukup senang meski baru merasakan kesan pertama. “Saya cukup senang dengan itu, walau ini baru kesan pertama. Apakah bakal diumumkan besok (Selasa ini), ketika saya juga akan menjajal lengan ayun baru. Tampaknya saya sudah bisa memakainya di Assen (24- 26 Juni 2016).”

“Mereka (mekanik Yamaha) bilang ke­pada saya untuk tidak memberi tahu soal itu kepada Anda. Segalanya pasti akan men­jurus kepada hal yang sama, yaitu untuk membuat Anda lebih cepat saat meni­kung,” tutur Rossi sambil tertawa.

“Saya bahagia dengan sasis baru, saya pikir ini telah mem­beri saya tambahan waktu eks­tra sekitar sepersepuluhan detik lebih cepat. Saya menikung lebih lambat saat kualifikasi, tapi dengan ini saya lebih cepat,” tandasnya.

Sementara Lorenzo ternyata masih be­lum mau berkomentar soal evaluasi sasis baru YZR-M1 miliknya. Media mengatakan jika rider asal Spanyol itu masih menunggu performa sasis barunya hingga akhir tes Se­lasa.

“Pagi ini (Senin pagi), engkel saya ma­sih bengkak. Tapi sejumlah (suntikan anti bengkak-anti sakit) telah menolong saya be­raksi di tes,” ucap Lorenzo singkat.

Bagi Suzuki, tes di Catalunya juga digu­nakan untuk menjajal peralatan elektronik baru pada GSX-RR. Kabarnya, sasis baru ini bakal dipakai Suzuki di seri selanjutnya, yakni GP Assen, Belanda, 24-26 Juni 2016. Andrea Dovizioso dan Andrea Ianonne beru­saha memperbaiki kesulitan mereka atas ba­gian belakang Ducati Desmosedici GP yang terasa sekali saat balapan GP Catalunya. (Ri­shad/Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua