Untitled-17PERTUMBUHAN pembangunan properti di wilayah timur Jakarta lebih lambat dibandingkan wilayah barat. Namun dari sisi potensi pasar, tidak kalah saing dengan gencarnya pembangunan infrastruktur transportasi menuju koridor timur.

Oleh : Winda Herviana
[email protected]

Ada beberapa alasan kondisi tersebut terjadi, antara lain jum­lah pengembang yang masuk di wilayah barat jauh lebih banyak dengan yang masuk ke timur.

“Ini adalah fakta. Pemban­gunan di timur memang sedikit lebih lambat dari barat teru­tama Serpong,” ungkap Vice President Corporate Market­ing PT Agung Podomoro Land Tbk, Indra Widjaja Antono sep­erti ditulis Liputan6.com, Rabu (8/6/2016).

Selain itu, di barat Jakarta banyak beroperasi sekolah berkualitas dengan kaliber inter­nasional, sehingga ada euforia pengembang masuk ke wilayah tersebut. Pembangunan prop­erti di wilayah timur juga lambat akibat ketersediaan lahan dalam skala besar sangat terbatas, ber­beda dengan pengembangan di koridor barat Jakarta yang se­bagian besar dilakukan dengan konsep kota mandiri berskala menengah besar.

Baca Juga :  47 Tahun Indocement Berkontribusi Dalam Pembangunan Indonesia

“Itu juga alasan kami me­milih berinvestasi di timur Ja­karta, persisnya di Cimanggis, sehingga setidaknya bisa me­narik lebih banyak developer masuk kemari. Sekarang banyak pengembang yang sudah masuk ke Cibubur, jadi kami ikut bersin­ergi membangun wilayah timur Jakarta ini, agar tidak semua ber­tumbuh di barat,” ungkap dia.

Indra menambahkan ka­wasan timur Jakarta ini memiliki kelebihan karena selain infra­strukturnya mulai dibangun, wilayah ini juga dekat dengan Puncak Bogor sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Baca Juga :  47 Tahun Indocement Berkontribusi Dalam Pembangunan Indonesia

Agung Podomoro Land me­lalui anak usahanya PT Graha Tu­nas Selaras (GTS) saat ini sudah memulai pembangunan proyek Podomoro Gold View seluas 60 hektare di Cimanggis, Depok. Pengembangan proyek ini men­cakup 25 tower dengan sekitar 37 ribu unit apartemen.

“ Karena kami melihat pasar di sini besar sekali, permintaannya riil kebutu­han. Sementara pengembang yang masuk ke timur ini sep­erti saya katakan tadi belum banyak,” kata Indra.