NEW YORK, Today—Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali melemah di akhir pe­kan.

Pelemahan ini merupakan imbas dari kembali anjloknya harga minyak dan kekhawatiran baru terkait perekonomian global.

Selain itu, jajak pendapat Brexit menunjukan sebagian besar anggota Uni Eropa lebih memilih Inggris untuk kelu­

Baca Juga :  Harga Mie Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Ini Kata Mentan

sentimen negati pasar saham AS. Dukungan tersebut meruar dari Uni Eropa juga menjadi juk pada referendum yang akan diputuskan pada 23 Juni men­datang. “ ­

Ekonomi global lemah dan ti­dak dapat menangani setiap gun­cangan besar. Jika Brexit terjadi, itu adalah kejutan besar,” kata Chief Executive of Sarhan Capi­tal Adam Sarhan, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (11/6/2016).