JAKARTA TODAY– Presiden Joko Widodo meÂlalui Menteri Dalam NegÂeri Tjahjo Ku m o l o membatalÂkan 3.143 peraturan d a e r a h (perda) yang d i a n g g a p bermasalah. Kebijakan ini dilakukan untuk memecut laju perÂtumbuhan ekoÂnomi.
Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia harus mampu menyÂiapkan diri unÂtuk mampu menghadapi persaingan antar negÂara yang s e m a k i n ketat. “SebÂagai bangsa yang maÂjemuk, kita juga harus memperkuat diri dengan seÂmangat toleransi dengan persatuan di tengah kebhinekaan. DenÂgan toleransi dan persatuan kita akan seÂmakin ko ko h dalam menghadapi tantangan-tanÂtangan bangsa ke depan,†ujar Jokowi saat jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2016).
Dalam menghadapi tanÂtangan kebangsaan yang seÂmakin ketat, lanjut Jokowi, pemerintah pusat dan pemerÂintah daerah harus saling berÂsinergi menjadi satu kesatuan yang utuh. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga harus memiliki visi dan a r a h tujuan yang sama, serta saling berbagi tuÂgas.
“Dan dari hasil evaluÂasi yang dilakukan pemerÂintah terhadap peraturan daerah dan Peraturan KeÂpala Daerah, terdapat 3.143 peraturan daerah dan PerÂaturan Kepala Daerah yang bermasalah yang mengÂhambat kapasitas nasional menghambat kecepatan kita untuk memenangkan kompetisi serta bertenÂtangan dengan semangat kebhinnekaan kita dan perÂsatuan kita,†kata Jokowi. “Untuk itu saya sampaikan bahwa Menteri Dalam NegÂeri sesuai dengan kewenanÂgannya telah membatalkan 3.143 peraturan daerah yang bermasalah tersebut,†tambah Jokowi.
Perda yang dianggap berÂmasalah tersebut meliputi perda yang menghambat perÂtumbuhan ekonomi daerah dan memperpanjang jalur birokrasi. Selain itu perda tersebut juga dinilai mengÂhambat proses perizinan dan investasi. “Yang ketiga perda yang menghambat kemudahÂan berusaha. Dan yang keemÂpat perda yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,†jelas Jokowi. “Sekali lagi saya tegaskan bahwa, pembatalan ini untuk menjadikan IndoneÂsia sebagai bangsa yang besar yang toleran dan yang memiÂliki daya saing,†tambahnya.
Dalam jumpa pers ini, Jokowi didampingi oleh MenÂteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.(Yuska Apitya/net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















