solusi-gigiMAKANAN pembuka saat berbuka Puasa atau takjil, bi­asanya identik dengan makan­an manis atau minuman din­gin seperti es buah. Menu tersebut bisa menyebabkan rasa ngilu di gigi pada mereka yang memiliki gigi sensitif.

Gigi sensitif terjadi akibat terbukanya lapisan dentin gigi sehingga bagian saraf mudah terpapar lingkungan luar. Ketika terkena rangsan­gan berupa makanan maupun minuman panas, dingin, ma­nis, maupun asam, gigi akan terasa ngilu.

Dokter gigi Sabai Asma­raghrya mengatakan, masalah gigi sensitif pun rentan terjadi saat bulan puasa. Mengapa? Sebab, saat puasa, produksi air liur menurun dan tidak dapat melindungi gigi sensitif secara efekif. Produksi air liur menurun akibat kurangnya aktivitas mengunyah karena sedang berpuasa. “Lakukan cara mencegah terjadinya gigi sensitif se­hingga buka Puasa lebih enak, enggak ngilu,” kata Sabai.

Baca Juga :  Simak! Ini Warna Dahak yang Harus Anda Waspadai

Caranya, dengan menggu­nakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Setelah itu, gu­nakan pula mouthwash atau obat kumur. Namun, pilihlah obat kumur khusus untuk gigi sensitif dan bebas alkohol. Obat kumur khusus dengan gigi sensitif dapat mengurangi rasa ngilu dan melindungi gigi sensitif sepanjang hari.

Baca Juga :  Simak! Ini Warna Dahak yang Harus Anda Waspadai

Hindari penggunaan obat kumur berlebihan dan produk mengandung alkohol karena justru bisa memicu masalah gigi sensitif. “Alkohol dapat merusak jaringan lunak di dalam gigi kalau dipakai ter­us-menerus,” kata Sabai.

Brand Activation Manager GSK Oral Health Care, Dwitya Pramesi mengungkapkan, obat kumur khusus untuk gigi sensitif adalah yang mengand­ung potassium nitrat. Bahan aktif tersebut bisa memberi­kan perlindungan terhadap rasa ngilu. Selain itu juga mengandung fluoride untuk mencegah gigi berlubang. (Latifa Fitria/net)

Bagi Halaman