DSC_4137DALAM rangka meningkatkan Pendidikan Usia Dini (PAUD), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia memberikan Bantuan Operasional Paud (BOP), kepada setiap Paud dan TK untuk para peserta didik yang berumur 4-6 tahun setiap tahunnya sebesar 600 ribu rupiah dengan prioritas bagi anak-anak yang kurang mampu.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Bupati Kabupaten Bogor, Nurhayanti berpesan ke­pada para penerima BOP agar penggunaanya di alokasikan secara efektif untuk ke­pentingan penyelenggaraan Paud dan TK, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebuday­aan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016, tentang petunjuk teknis penggunaan dana bantuan operasional penyelengaraan pen­didikan anak usia dini.

Baca Juga :  Transformasi Pendidikan Menyongsong SDM Era Society 5.0

Sehingga betul-betul memberi dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas Paud dan Tk yang menjadi tujuan pemberian BOP.

“Dana BOP yang diterima oleh satuan Paud atau lembaga tidak boleh di simpan dengan maksud dibungakan, dipinjamkan kepada pihak lain, kecuali bagi peserta di­dik kurang mampu, membangun gedung,ruangan baru atau reha­bilitasi, serta membiayai kegiatan lainnya yang tidak menjadi pri­oritas satuan paud atau lembaga,” ungkapnya saat memberikan sam­butan pada para penerima BOP Paud dan Tk se-Kabupaten Bogor.