Lion dan Batik Air Bebas Terbang ke Uni Eropa

Sejumlah maskapai yang tengah didorong kemenhub terbang ke Uni Eropa antara lain Citilink Indonesia, Lion Air, Batik Air, Wings Air, dan Indonesia Air Asia Extra.

Sebelum diajukan, kata Muzaf­far, Kemenhub akan memanggil maskapai-maskapai tersebut untuk diberikan pengarahan. “Nantinya mereka (maskapai) akan dipanggil ke Brussel untuk mempresentasikan bagaimana mereka me-maintain safety di pesawat mereka,” ujarnya.

Menurut Muzaffar, hal itu di­lakukan dengan mempertimbang­kan pencapaian pemerintah dalam menindaklanjuti hasil temuan audit Universal Safety Oversight Audit Programme (USOAP) oleh Organisa­si Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada Mei tahun lalu. “La­rangan terbang di Uni Eropa ini banyak terkait dengan hasil ICAO USOAP audit karena setiap kami mengirim report ke Uni Eropa se­lalu ditanyakan bagaimana progres temuan ICAO,” lanjut Muzaffar.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Lebih lanjut, Muzaffar menutur­kan pemerintah terus berkoordinasi dengan ICAO untuk menindaklan­juti temuan mereka. Saat ini, sekitar 81,5 persen dari rencana kegiatan perbaikan (corective action plan) atas temuan ICAO telah berhasil di­lakukan dan sesuai dengan standar ICAO. Dengan semakin terpenuhin­ya standar ICAO, diharapkan stan­dar keamananan maskapai juga se­makin meningkat.

Sebelumnya, dalam Air Safety List 2015 yang dirilis oleh EU Air Safety Committee pada Kamis (25/6) malam, empat maskapai Indonesia sudah tidak termasuk dalam daf­tar terbaru maskapai yang dicekal masuk ke Uni Eropa. Keempat mas­kapai tersebut yaitu Garuda Indo­nesia, Airfast Indonesia, Ekspres Transportasi Antarbenua dan Indo­nesia AirAsia.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

Kendati demikian, masih ada 59 maskapai nasional baik yang ber­jadwal maupun tidak yang tercatat dalam daftar hitam maskapai yang dicekal ke Uni Eropa. Beberapa diantaranya adalah: Lion Mentari Airlines, Citilink Indonesia, Wings Air, Trigana Air Service, Transnusa Aviation Mandiri, Sriwijaya Air, Pel­ita Air Service, Batik Air, serta ASI Pudjiastuti.(Yuska Apitya/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================