GolkarPerebutan kursi Ketua DPD Golkar Kota Bogor diwarnai kisruh politik. Para pendukung Balon Ketua DPD saling serang satu dengan yang lain. Kekisruhan ini dimula dengan sindiran para pendukung Yus Ruswandi kepada para pendukung Heri Cahyono.

Oleh : Patrick
[email protected]

Salah satunya datang dari Ketua PK Bogor Selatan Dian Ardian. Ia menyindir Ketua PK Bogor Utara Irawati tak kon­sisten dalam bersikap. Apala­gi, Irawati menegaskan sikap sepihak dengan menyatakan dukungan kepada Heri Cahyo­no tanpa memintai pendapat dari para Pengurus Kelura­han yang ada di Bogor Utara.

BACA JUGA :  Jelang Pilkada 2024, 18 Anggota Panwascam Kota Bogor Dilantik

Pernyataan Dian pun dibalas Irawati. Wanita yang mengenakan hijab ini menilai bila pillihan poli­tik adalah hak setiap kader Golkar. Jadi tidak diperke­nankan siapapun mengin­tervensi para pemilik suara.

Ira juga mengutara­kan, jatuhnya pilihan tera­khir PK Bogor Utara kepada Heri Cahyono lantaran Heri adalah kader terbaik Golkar dari sejumlah Balon Golkar yang meramaikan kursi Ketua DPD. Dan pilihan tersebut telah melalui serangkaian proses kalkulasi rasional.

BACA JUGA :  Ada Berbagai Bazar saat Libur Waisak, Kebun Raya Bogor Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung

“Dian dan saya orang yang berbeda. Saya seorang yang berpikir cerdas dan realistis. Setiap pemilik suara memi­liki sikap masing-masing un­tuk menentukan siapa yang pantas untuk memimpin Golkar kedepan,” tuturnya.

Irawati juga membantah pernyataan Dian Ardian yang mengatakan, bila suara PK Bogor Utara tak solid. Kata dia, pernyataan Dian itu ti­dak sesuai fakta dilapangan. “Itu hanya kabar burung saja,” ucapnya dengan santai.

============================================================
============================================================
============================================================