Titik Awal Kebangkitan

Pada laga lanjutan TSC 2016 presented by IM3 Ooredoo yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (18/06/2016) kemarin, PERSIB sempat memimpin dua gol di babak pertama. Namun malah tertekan sepanjang babak kedua dan kebobolan hingga akhirnya laga berkesudahan 2-1.

“Babak kedua akan jadi bahan evaluasi kita,” ujar Herrie.

Ia menjelaskan bahwa meski sudah menjalankan instruksi un­tuk memburu gol cepat, anak asuhnya terlihat lengah dan ter­lena karena keunggulan tersebut.

“Saya tidak instruksikan pe­main untuk bertahan di babak kedua. Saya tegaskan, lupakan babak pertama, kita bikin lagi di babak kedua. Untungnya, pemain tetap konsisten mempertahnkan kemenangan kita,” tambahnya.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Pelatih Mitra Kukar, Subang­kit, mengakui kekalahan timnya karena pressing tinggi yang diter­apkan Maung Bandung. Selain itu, menurutnya keberuntungan lebih berpihak pada PERSIB.

“Kita sudah tahu kalau PERSIB akan pressure sampai ke daerah pertahanan kita. Dan itu berhasil kayaknya,” ujar Subangkit pasca laga yang berakhir 2-1 untuk ke­menangan PERSIB di Gelora Band­ung Lautan Api (GBLA), Sabtu (18/06/2016).

BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

Selain memberi apresiasi kepada timnya, Subangkit juga memberi ucapan selamat ke­pada Maung Bandung yang lebih beruntung pada laga pekan ketu­juh TSC 2016 presented by IM3 Ooredoo tersebut.

“Satu gol yang pertama itu kalau si Shahar bisa tinju bola, mungkin tidak jadi gol. Tapi itulah sepakbola.Secara umum, tim saya sudah bermain bagus, cuman hasilnya saja kita tidak beruntung. Selamat kepada PERSIB,” tandas­nya. (Imam/net

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================