Dambakan GBLA Jadi Markas Resmi

Saat ini, stadion senilai Rp. 700 miliar itu tengah menem­puh tahap renovasi untuk me­nyambut PON XIX 2016 Jawa Barat. Persib pun dipastikan akan kembali mencari tempat baru jika GBLA dipakai seb­agai salah satu venue PON.

“Jangan sampai nanti setelah PON kami balik lagi ke (Stadion) Jalak Harupat. Persib Bandung tim besar, kami ingin main di GBLA,” ujar pemilik no­mor punggung 6 itu. Lebih dari itu, Tony berharap GBLA bisa menjadi contoh standar stadion di Indonesia. “Dengan stadion ber­tarap internasional, mungkin bisa jadi contoh untuk sepak bola modern,” tuturnya.

BACA JUGA :  Uji Tanding ke Malaysia, Cabor Anggar Kota Bogor Siap Hadapi Negara-Negara Tangguh Asia

Disinggung soal kemenangan perdana di GBLA, Tony menilai hasil positif itu merupak­an hasil kerja keras semua unsur, termasuk keputusan besar dari Wali Kota Bandung Rid­wan Kamil yang mengizinkan Persib bermain di stadion tersebut.

BACA JUGA :  Kontingen Pelajar Kota Bogor Rajai POPWILDA I Jawa Barat

“Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras semua, enggak terkecuali kehadi­ran bobotoh dan Pak Wali Kota yang men­gizinkan kami untuk bermain di GBLA,» kata dia. (Imam/kom)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================