Sang ayah, Prih pun lang­sung memanggil-manggil Chika. Tak lama suara tangis dan jerit pun terdengar dari dalam sumur. “Dia teriak sambil nangis ngejerit, kat­anya sakit, minta tolong. Kita semua panik dan sempat nan­gis juga,” ungkap Veny

Untungnya, sumur terse­but tidak begitu penuh airnya. Korban pun masih bisa ber­napas dan airnya hanya sam­pai sebatas dada korban.

BACA JUGA :  DPRD Kota Depok Studi Banding ke Diskominfo Terkait Internet Sehat

Tetangga korban, Musa langsung memberanikan diri untuk turun ke sumur tanpa alat bantu. “Awalnya dia (Musa) turun gak pake tali. Terus pas sampai bawah, Chika ditaruh di kain, terus diangkat pakai tambang,” ka­tanya.

BACA JUGA :  Bejat, Mertua di Mojokerto Tega Perkosa Menantunya

Setelah Chika selamat, Musa naik dari dalam su­mur. “Pak Musa juga sem­pet mau pingsan pas udah nolongin, soalnya katanya di dalam oksigennya tipis,” kata Veny. Korban langsung dilarikan ke RSUD Ciawi un­tuk diberi pertolongan medis. (Patrick|ed:Mina)

Halaman:
« 1 2 » Semua
============================================================
============================================================
============================================================