
KETUA Umum Himpunan Alumni Institu Pertanian Bogor (HA IPB) Bambang Hendroyono menyebutkan, pemberian bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa IPB penting untuk dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab moral alumni IPB terhadap almamater.
Oleh : Latifa Fitria
[email protected]
Apabila sudah menyeÂbut IPB maka segeÂnap jiwa dan raga kita harus tergerak untuk membantu IPB,†ujar BamÂbang Hendroyono. Bambang lebih lanjut menjelaskan, bantuan penÂdidikan yang akan diberikan kepada mahasiswa IPB itu tiÂdak hanya ditujukan kepada mahasiswa IPB yang berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi yang tergolong tidak mampu saja. Bantuan terseÂbut kelak juga akan diberikan kepada mahasiwa IPB yang berprestasi.
“Untuk tahun ini kita akan membantu sekitar 371 orang calon mahasiswa IPB angkatan 53 yang secara ekoÂnomi dinyatakan layak untuk dibantu,†katanya. Bambang menjelaskan, bantuan yang akan diberikan kepada 371 orang calon mahasiswa IPB tersebut meliputi uang kuliah sebesar Rp 1.488.452.000 per tahun dan biaya hidup sebesar Rp 2.671.200.000 per tahun. Jika dijumlahkan akan mengÂhasilkan angka sebesar Rp 4.159.652.000 per tahun.
“Oleh karena itu, butuh kerjasama kolektif dari semua alumni IPB untuk bahu- memÂbahu dalam membantu merÂingankan beban biaya pendiÂdikan yang akan ditanggung adik-adik kita selama kuliah,†katanya.
Bambang mengemukakan, adapun pengelolaan beasiswa ini akan dikelola oleh badan yang disebut HA IPB Peduli Pendidikan yang bekerja sama dengan IPB.
Sebelumnya diberitakan sekitar 400 calon mahasiswa baru (camaba) IPB Angkatan 53 terancam gugur karena beÂlum membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Hal itu sebagai dampak penurunan kuota Bidikmisi IPB yang semula sekitar 800 orang per tahun menjadi 10 persen dari total mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi NegÂeri (SNMPTN).
Tahun ini IPB menerima mahasiswa baru melalui jalur undangan sebanyak 2.700 orang, sehingga kuota BidikÂmisi hanya 270 orang. SedangÂkan yang mendaftar Bidikmisi sekitar 700 orang.
Semula tenggat waktu pemÂbayaran UKT tersebut adalah 2 Juni 2016. Namun Rektor IPB kemudian mengambil kebiÂjakan memundurkan deadline tersebut menjadi 8 Juni 2016. Kemudian registrasi tanggal 9 Juni 2016.
Terkait dengan nasib ratuÂsan camaba IPB Angkatan 23 yang terancam gugur, HimpuÂnan Alumni (HA) IPB melakuÂkan aksi penggalangan dana untuk membantu mereka agar bisa tetap kuliah di IPB.
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















