
Ini juga terindikasi adanya pembiaran yang sudah sekian lama yang akhirnya menjadi satu kebiasaan negatif yang menimbulkan kerugian bagi semua pihak. “Kembali saya mengingatkan kepada semua pihak untuk melakukan penÂgawasan bagi putra-putri, keponakan, dan saudara kita agar menjaganya sehingga tidak ada korban sia-sia. TonÂtonan yang ada sedikit banÂyak memberikan pengaruh sehingga sering disalahartikan oleh mereka. Keluarga adalah benteng dan faktor yang utaÂma terhadap anak,†tegasnya.
Senada, Kapolresta BoÂgor AKBP Andi Herindra juga menuturkan sebagai langkah antisipasi, jajarannya beserta para stakeholder akan menÂingkatkan patroli bersama yang rutin dijalankan setiap malam. “Permasalahan ini adalah tanggungjawab berÂsama, semua harus berperan aktif. Untuk para pelaku jika terbukti bersalah langsung diproses, tawuran adalah penÂyakit menular. Kita akan cari latar belakangnya. Selain itu, kita juga akan buat satgas antiÂtawuran. Untuk warga atau orÂmas, aksi sweeping tidak dibeÂnarkan. Jika ingin membantu silakan berikan informasi keÂpada kami,» bebernya.(Yuska Apitya|(ed:Mina)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















