
Dalam sehari, ia bisa menÂjual 4-5 beduk yang sudah jadi dengan harga Rp 500.000. Sedangkan, untuk kulitnya sendiri, tak jauh dari angka 10-20 buah berhasil ia jual dengan harga Rp 150.000.
Menjelang Lebaran, Eman mengaku siap berjualan. SeÂbab, pada saat malam takbiÂran biasanya menjadi ladang pundi-pundinya. “Di malam takbiran biasanya laku samÂpai 30 kulit dan beduknya sendiri bisa sampai 5 buah,†kata bapak dari lima anak itu.
Tahun 2016 menjadi tahun baik untuknya. Usut punya usut, menjamurnya kompleks perumahan di Kota dan KaÂbupaten Bogor yang rupanya membuat penjualan beduk dan kulit beduk meningkat. Hingga hari ke-22 saja, Bapak Eman selalu dibanjiri pembeli yang berasal dari kompleks perumahan yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bogor. Khususnya Kabupaten Bogor, biasanya yang dipesan ialah kulit beduknya saja untuk mengganti kulit bedug yang sudah rusak.
Ketika ditanya perihal keuntungan yang diraup dalam satu hari, bapak kelahiÂran 1973 ini enggan memberi tahu. Baginya, yang terpentÂing keuntungan cukup untuk membayar zakat fitrah dan membelikan baju baru untuk anak-anaknya.(Herza/mgg/ ed:Mina)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















