Untitled-6BOGOR TODAY – Curahan hati seorang kaum disabilitas yakni penyandang tunane­tra, Rani sontak membuat puluhan wartawan dan polisi tertunduk sebelum memu­lai acara buka bersama di Sekretariat Disabilitas Jalan Kedondong, Kelurahan Te­gal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, kemarin.

Rani mengungkapkan isi hatinya ketika dirinya mu­lai tidak bisa melihat. Kaget, depresi, dan marah diakui oleh dirinya ketika tiba-tiba nikmat penglihatan yang di­berikan oleh Allah SWT di­cabut. “Apakah pantas kami marah kepada Allah ketika nikmat dari penglihatan kita dicabut?” ungkapnya.

Baca Juga :  Dua Dari 11 Tersangka Kasus Peredaran Narkotika Gunakan Jasa Ekspedisi

Sambil menangis, ia juga meminta kepada para pe­mimpin yang mempunyai jabatan dan harta melimpah untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang sudah di­berikan Allah SWT dan men­jauhkan sifat sombong. “Tida­klah pantas wahai kalian para pejabat bertingkah sombong dengan mempunyai anak buah yang banyak, semua ini hanya titipan dari Allah SWT,” tuturnya.

Baca Juga :  Ternyata Stres Tak Selalu Buruk, Berikut 4 Manfaat Stres untuk Kehidupan

Ia juga menutup curahan hati dengan mengajak para penyandang disabilitas agar tetap semangat menjalani hidup walaupun tak memiliki penglihatan, kaki maupun tangan. “Kita semua harus tetap bersyukur karena kita punya cahaya di dalam hati kita untuk tetap bertahan,” tutupnya.