Untitled-3SEBAGAI makhluk sosial, manusia pasti berhubungan dengan lingkungan sosialnya dan salah satunya adalah berhubungan dengan tetangga. Tet­angga adalah orang-orang yang tinggal atau berada di sekitar tempat tinggal kita. Hidup bertetangga merupakan suatu keniscayaan yang pasti dibutuhkan bagi semua orang, bagaima­na mungkin seseorang bisa hidup jika tanpa ada orang di sekitarnya.

Islam sebagai agama yang rah­matan lil’alamin mengajarkan bahwa tetangga adalah orang-orang yang berhak untuk dipergauli dengan baik. Bahkan, berbuat baik kepada tetangga merupakan tanda kesem­purnaan keimanan kepada Allah SWT. Rasulullah bersabda: ‘Barang­siapa beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah memuliakan tetangganya.’ (HR. Bukhari-Muslim)

BACA JUGA :  Pelaku Curanmor di Rancabungur Bogor Berhasil Dibekuk Polisi

Sebagai muslim, kita harus men­jalankan kewajiban-kewajiban dalam agama ini secara sempurna. Kesem­purnaan dalam menjalankan Islam ialah dengan terlaksananya keterpad­uan antara menjalankan kewajiban yang berhubungan langsung kepada dengan hak-hak Allah (habluminal­lah) dan kewajiban yang berhubun­gan dengan hak – hak sesama manusia (habluminannas).

BACA JUGA :  Simak Daftar Pebulu Tangkis Indonesia di Malaysia Masters 2024

Firman Allah : ‘Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutu­kan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri. ‘ (QS. An-Nisa: 36)

============================================================
============================================================
============================================================