
Harga minyak mentah utaÂma di pasar Internasional menÂgalami penguatan, diakibatkan oleh beberapa faktor yakni:1. Terdapat revisi turun proyekÂsi surplus suplai minyak dunia terhadap permintaan minyak pada semester I-2016 menjadi di kisaran 0,8 juta barel per hari (Publikasi International Energy Agency/IEA Juni 2016) dibandingkan 1,5 juta barel per hari (IEA Januari 2016).2. Tingkat permintaan minyak dunia pada kuartal I dan kuarÂtal II-2016 direvisi naik masing–masing 0,2 juta barel per hari (Publikasi IEA Juni 2016) menÂjadi berturut-turut 95,17 dan 95,48 juta barel per hari dibandÂingkan publikasi IEA Mei 2016.3. Produksi minyak dunia Mei 2016 mengalami penurunan dibandingkan April 2016, baik dari negara-negara OPEC mauÂpun Non OPEC, sebesar 0,8 juta barel per hari menjadi 95,4 juta barel per hari (publikasi IEA Juni 2016) dan sebesar 0,7 juta barel per hari menjadi 94,5 juta barel per hari (PubÂlikasi MOMR OPEC Juni 2016).4. Terdapat penurunan produksi minyak mentah dan stok minyak mentah komersial Amerika Serikat pada akhir Juni 2016 dibandingkan pada akhir Mei 2016 (EIA 29 Juni 2016): Produksi minyak menÂtah turun sebesar 113 ribu barel per hari menjadi 8,622 juta barel per hari, terendah sejak September 2014. Stok minyak mentah komersial turun 9,1 juta barel menjadi 526,6 juta barel.
- Throughput minyak mentah kilang dunia pada Juni 2016 naik 1 juta barel per hari menjadi 79,4 juta barel per hari dibandingkan Mei 2016 (Publikasi IEA Juni 2016).6. Terdapat penurunan oil rig di dunia (kecuali China dan FSU), hingga mencapai 19 rig di Mei 2016 dibandingkan April 2016 menjadi 1.038 rig (PubÂlikasi OPEC MOMR Juni 2016).
Untuk kawasan Asia PaÂsifik, peningkatan harga minyak mentah juga diÂpengaruhi, antara lain:Pertumbuhan permintaan minÂyak tahunan India pada April 2016 naik 0,4 juta barel per hari menjadi 4,5 juta barel per hari dari 4,1 juta barel per hari pada April 2015. Proyeksi pertumbuÂhan tahunan India pada 2016 sebesar 0,4 juta barel per hari dan merupakan pertumbuhan permintaan minyak tertinggi di dunia (Publikasi IEA Juni 2016).
Produksi minyak China pada April 2016 kembali turun 55 ribu barel per hari dibandÂingkan Maret 2016 menjadi 4,04 juta barel per hari, melanÂjutkan penurunan sejak akhir tahun 2015 (Publikasi IEA Juni 2016).
Menurut Tim Harga MinÂyak Indonesia, ICP SLC dan ICP rata-rata Minyak Mentah Indonesia tidak sejalan dengan membaiknya harga minyak mentah dunia, hal ini menginÂgat di Juni 2016 terdapat koreÂksi harga minyak mentah SLC di pasar. ICP SLC pada Mei 2016 meningkat cukup tajam dibandingkan April 2016 sebeÂsar USD12,21 per barel (disebabÂkan adanya penawaran yang tinggi terhadap Minyak Mentah SLC oleh trading company di pasar), sedangkan harga minÂyak mentah utama dunia lainÂnya (WTI, Brent, Basket OPEC) hanya meningkat di kisaran USD 4,31-USD5,67 per barel. Selanjutnya koreÂksi harga pasar minyak mentah SLC, pada Juni 2016 mengalami penurunan yang mengakibatÂkan ICP SLC turun USD 3,82 per barel dibandingkan Mei 2016. Di lain pihak, terdapat 17 ICP dari 52 ICP Minyak Mentah Indonesia yang mengacu pada ICP SLC, sehingga berdampak menurunnya rata-rata ICP MinÂyak Mentah Indonesia.
(Yuska Apitya/dtk)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














