Mulai Takut Mati

homeSlide3CERVERA– Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez terkenal dengan gaya balap agresifnya di MotoGP. Karena gayanya itu, rider Spanyol itu kerap meng­abaikan keselamatannya sendiri sebagai manusia biasa.

Lantas, apakah senjata rahasia Marquez akan diper­lihatkan di sembilan balapan tersisa musim ini? Dalam obro­lan singkat dengan salah satu wartawan, dia menjawab tidak akan mengubah gaya balapnya tersebut.

Menurutnya, keberhasilan merebut mahkota juara dunia di kelas utama tak terlepas dari k e b e r a ­n i a n ny a bermanu­ver di l intasan b a l a p . “ Te n t u saja tidak akan per­nah hilang d a r i diri saya. Mungkin terkadang saya terlalu mengambil risiko berlebihan di trek, tetapi itu adalah sesuatu yang wajar. Apalagi gaya balap agresif saya berhasil merebut juara seban­yak dua kali secara berturut-turut,” jelas Marquez seperti dikutip Speedweek, Minggu (24/7/2016).

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Meski demikian, Marquez saat ini mencoba untuk men­gurangi ‘gesekan’ dengan pem­balap lain, seperti yang pernah dialami pemilik nomor 93 di GP Malaysia tahun lalu. Ia pun ber­kata sudah saatnya mendengar­kan keluhan orang lain.

BACA JUGA :  Piala AFF 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Pemain Domestik Racikan John Herdman

“Sudah saatnya mendengar­kan pendapat orang lain. Jadi kita bisa belajar beberapa hal,” tutur Marquez.

Sejauh ini Marquez ma­sih betah berada di puncak klasemen sementara Mo­toGP dengan raihan 170 poin. Pembalap kelahiran, Cervera, Spanyol, 17 Februari 1993 itu unggul 48 angka dari pesaing terdekatnya Jorge Lorenzo.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================