PS TNI Merangkak Naik dari Posisi Buncit

“Hari Kamis (28/7) akan ada per­wakilan kami ke Malang. Kita akan koordinasikan berapa jumlah orang­nya, menggunakan transportasi apa saja, jadi bisa kita kawal di titik rawan,” ujar Djoko.

“Secara umum kita mau mem­bangkitan gairah sepakbola setelah PSSI kena sanksi. Kehadiran Aremania sebagai suporter besar juga bisa men­jadi virus perdamaian sekaligus men­gangkat animo suporter di wilayah Bogor dan Depok.”

Tangan Dingin Suharto

PS TNI berhasil mengamankan tiga poin usai membekuk tamunya Barito Putera dalam lanjutan Indonesia Soc­cer Championship (ISC) A 2016 saat berlaga di Stadion Pakansari, Cibi­nong, Jumat (22/7/2016) dengan skor tipis 2-1.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Dua gol PS TNI masing-masing dicetak oleh Wawan Febrianto pada menit ke-20 dan Erwin Ramdani pada menit ke-38. Sementara gol semata wayang Barito disarangkan oleh top skor sementara ISC, Luis Carlos Junior.

Asisten pelatih PS TNI, Edy Syah­putra mengatakan, kemenangan tersebut tak terlepas dari tangan din­gin pelatih kepala PS TNI, Suharto AD. Mantan juru taktik PSMS Medan itu dinilai mampu membawa perubahan di tim PS TNI.

BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

Suharto memang baru bergabung dengan PS TNI pada pekan ke-8 ISC. Sebelumnya, Dimas Drajat dan kawan-kawan ditangani oleh Eduard Tjong. Namun, Eduard Tjong gagal memberi­kan PS TNI kemenangan sekalipun.

“Ini masa transisi pergantian pelatih. Grafik permainan PS TNI su­dah mulai naik karena pelatih kepala kami,” ujar Edy usai pertandingan.

Atas hasil ini, kini PS TNI berada di posisi ke-17 klasemen sementara ISC dengan mengemas sembilan poin. Sedangkan Barito, bertengger di posisi ke-11 dengan 11 poin. (Imam/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================