
“Kita hanya meminta keÂpada Kejari untuk dapat berÂtindak tegas dan mengusut hasil lelang tersebut karena terindikasi adanya bau koÂrupsi disana dan syarat akan intervensi,†kata Muhammad Zaky Ramdhan, salah satu toÂkoh pemuda.
Ia melakukan aksi demonÂstrasi di depan Balaikota Bogor dan melanjutkannya ke depan Kejari Kota Bogor. Dalam akÂsinya mereka menuntut sepuÂluh hal untuk disikapi Pemkot Bogor.
Pertama, mereka meminta untuk membubarkan ULP Kota Bogor karena diduga penuh dengan kecurangan dan intervensi. Selanjutnya, mereka meminta investigasi dugaan KKN dalam proyek BM Pengadaan Kontruksi PembeÂlian Pembangunan Sarana KeÂsehatan Kota Bogor.
Ketiga, mereka meminta lembaga yang berwenang unÂtuk melakukan audit investiÂgasi terhadap ULP Kota Bogor sekaligus memecat kepala ULP Kota Bogor.
Tak hanya itu, mereka juga menuntut Kejari Bogor untuk melakukan audit investigasi terhadap dugaan intervensi Walikota Bogor, Bima Arya karena penuh ketidakterbuÂkaan dalam proses lelang.
“Kejari harus usut proyek ini hingga tuntas karena diÂduga ada oknum dari kolega Walikota Bogor yang berÂmain, yakni Mr. L. Kami menÂduga adanya intervensi untuk memenangkan salah satu pemenang,†sambungnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (KeÂjari) Kota Bogor, Andhie Fajar Arianto mengatakan, dirinya akan mengkaji terlebih dahulu mekanisme sampai keluarnya lelang, apabila terindikasi adÂanya korupsi maka akan ditinÂdaklanjuti oleh Kejari Kota Bogor.
“Kita tentu akan mengÂkaji terlebih dahulu, apaÂbila selama proses kajian ada yang janggal seperti adanya penerimaan grativikasi unÂtuk memenangkan salah satu pemenang, maka akan kita tindak lanjuti,†pungkasnya.
Dikonfirmasi hal ini, KeÂpala ULP Kota Bogor, CeÂcep Zakaria dan Walikota Bogor, Bima Arya tidak membalas pesan singkat yang dilayangkan wartawan koran ini. (Abdul Kadir Basalamah|Yuska)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















