
CASA tumbuh 5,7% Y-o-Y menjadi Rp 93,21 triliun per 30 Juni 2016, dengan rasio CASA meningkat 457basis point (bps) Y-o-Y menjadi 51,99%. Loan to Deposit Ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat sebesar 96,54% per akhir Juni 2016, dibandingÂkan posisi 95,81% pada periode yang sama tahun lalu.
CIMB Niaga telah ditunjuk Pemerintah Republik Indonesia sebagai bank persepsi dan gateÂway untuk menampung dana hasil repatriasi para wajib pajak yang ikut program tax amnesÂty di Indonesia.
“Dengan tambahan likuiÂditas dari program ini, keÂmampuan perbankan nasional termasuk CIMB Niaga untuk menyalurkan kredit ke berbagai sektor akan semakin meningÂkat,†tambah Tigor.
Per 30 Juni 2016, 93,87% dari total transaksi nasabah Perbankan Konsumer telah diÂlakukan melalui layanandigital banking seperti CIMB Clicks, Go Mobile, ATM, dan Rekening Ponsel, terutama diakibatkan meningkatnya jumlah nasabah yang memanfaatkan produk dan layanan digital secara umum: (a) Jumlah pengguna CIMB Clicks tumbuh 14,6% Y-o-Y mencapai 1,1 juta pengguna, (b) Pengguna Go Mobile mencapai 1,2 juta pengguna, naik 32,5% Y-o-Y, dan (c) Jumlah pengguna Rekening Ponsel meningkat 81,2% Y-o-Y menjadi 1,7 juta pengguna hingÂga akhir Juni 2016.
Dari sisi Perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatatÂkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 8,31 trilliun (tumbuh 26,7% Y-o-Y) serta perolehan DPK sebesar Rp 9,36 trilliun (tumbuh 18,3% Y-o-Y) per 30 Juni 2016.
Capital Adequacy RaÂtio (CAR) CIMB Niaga meningÂkat Y-o-Y menjadi 17,62% per 30 Juni 2016.
“Kami akan terus meninÂgkatkan aset secara selektif dengan fokus penting pada pengelolaan biaya dan kualitas aset. Kami memulai tahun 2016 dengan hasil positif dan melihat potensi gradual improvement pada semester kedua tahun ini,†tambah Tigor. (Calviano/NET)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















