
Dalam pengambilan kebijakan, bank sentral tidak bisa hanya menÂgandalkan kebijakan suku bunga seÂcara tunggal. Seperti yang dilakukan BI, Agus mengungkapkan bauran kebijakan yang sudah dirangkai sebeÂlumnya.
Beberapa di antaranya, kebiÂjakan untuk mengendalikan inflasi, menjaga kestabilan nilai tukar teruÂtama dari tekanan eksternal, menÂgelola arus modal untuk mengurangi volatilitas dalam jangka pendek dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah.
“Di sektor moneter, pelonggaÂran moneter secara bertahap tetap konsisten dengan upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Kebijakan tersebut diduÂkung oleh langkah-langkah untuk mempertahankan nilai tukar sejalan dengan dasar ekonomi, memperkuat posisi cadangan devisa dan mengeÂlola arus modal asing,†terangnya.
“Dalam hal kebijakan makroÂprudensial, Bank Indonesia telah menerapkan sejumlah peraturan, yaitu 7days reverse repo rate, terkait dengan persyaratan cadangan (RR) dan loan-to-value (LTV) ratio pada kredit properti dan otomotif PinjaÂman. Kami menyesuaikan tingkat sesuai dengan kebutuhan sektor riil,†ungkap Agus. (Calviano/NET)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















