PENYERANG PERSIB MASIH MANDUL

Rotasi Pemain Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdja­man mengirim sinyal peringatan untuk semua pemainnya yang tampil kurang maksimal. Rotasi akan diberlakukan pada laga berikutnya bagi pemain yang dinilai kurang memuaskan.

Hal itu sudah mulai diperlihatkan oleh Djadjang pada laga TSC 2016 Pre­sented by IM3 Ooredoo pekan ke-13 saat menjamu Persela Lamongan. Lebih dari 50 persen susunan starting evelen ber­beda saat menghadapi Semen Padang.

Penjaga gawang I Made Wirawan mis­alnya, posisinya langsung ditempati oleh M. Natshir pasca kebobolan empat gol la­wan Semen Padang. Begitu juga pemain tak tergantikan di bek kiri, Tony Sucipto, turut menjadi korban rotasi Djanur.

BACA JUGA :  Erick Thohir Sambut Positif Kehadiran Shin Tae-yong di Persija, Diyakini Dongkrak Kualitas Liga

“Rotasi yang saya lakukan cukup signifikan. Taufik main duluan, Tantan, Atep, Dias, Purwaka, Deden (Natshir), lebih dari 50 persen. Saya objektif, eval­uasi dilakukan disamping rotasi. Seperti Basna, Tony juga, atau beberapa pemain lain yang penampilannya kurang,” kata Djadjang.

Menurut Djadjang, rotasi dilaku­kan bukan secara asal-asalan. Evaluasi yang dilakukan bersama jajaran pelatih adalah untuk kebaikan tim dan diharap­kan ke depan menjadi motivasi. Selain demi menghemat tenaga agar tak terlalu kelelahan akibat jadwal pertandingan yang cukup mepet.

BACA JUGA :  Klasemen MotoGP 2026 Berubah Drastis Usai GP Hungaria, Marc Marquez Meroket ke Lima Besar

“Pertimbangan lain juga saya laku­kan, seperti faktor kelelahan. Bukan cari alasan, 10 hari tiga pertandingan saya pikir saya tidak mengada-ngada. Bukan­nya mau cari alasan, tapi memang ter­lalu berat,” pungkasnya. (Imam/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================