Susi Janjikan Tenggelamkan 71 Kapal

DSC6082JAKARTA TODAY– Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, akan meneng­gelamkan 71 kapal asing pen­curi ikan pada dirgahayu Re­publik Indonesia ke-71 tanggal 17 Agustus 2016.

Sebanyak 5 dari 71 kapal asing tersebut akan dijadikan monumen di Museum Illegal Fishing, Pangandaran, Jawa Barat. Sedangkan sisanya ditenggelamkan untuk dijadi­kan rumpon. “Pada 17 Agus­tus nanti kita akan membuat penambahan monumen. Jadi 71 kapal sudah kita identifikasi akan kita tenggelamkan untuk dijadikan rumpon. Lima kapal akan kita jadikan monumen untuk kita jadikan pelengkap pembuatan Museum Illegal Fishing di Pangandaran,” kata Susi, dalam konferensi pers di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (1/8/2016).

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Sebanyak 71 kapal asing tersebut ditangkap dari berb­agai perairan di Indonesia, ada yang mencuri di laut Sulawesi Utara, Maluku Utara, Natuna, Batam, Pangandaran, dan seb­againya. “Ada yang (mencuri) di Sulut, Malut, Natuna, Pon­tianak, Batam, Belawan, dan Pangandaran,” ujar Susi.

Penenggelaman akan di­lakukan di 8 lokasi. Susi tak me­nyebut secara rinci asal negara kapal-kapal asing tersebut kare­na pihaknya sudah terikat Joint Komunike untuk pemberan­tasan illegal fishing. «Peneng­gelaman di 8 lokasi pada 17 Agustus 2016. Kita setuju hanya menyebut kapal ikan asing, ti­dak asal negaranya,» tukasnya.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

Kapal ditenggelamkan dengan cara dibuka keran airnya sehingga terisi penuh air, tidak dibom. Susi mengaku tak lagi membom kapal asing karena kini nelayan-nelayan asing telah sadar bahwa pen­egakan hukum atas illegal fish­ing di Indonesia sudah tegas. Maka tak perlu lagi dilakukan pemboman kapal asing untuk efek jera. Setiap kapal punya keran laut, kita buka saja un­tuk ditenggelamkan. Tidak kita bom karena kita tidak lagi mencari efek yang berlebihan, kelihatannya mereka sudah sadar. Kita sudah berunding, menandatanganiJoint Komu­nike bersama untuk member­antas illegal fishing, tutupnya. (Yuska Apitya/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================