10 Calon Haji Batal Terbang

Terpisah, Dinas Keseha­tan Kota Bogor terus beru­paya menekan calhaj yang berpenyakit kronis. Berbagai cara dilakukan seperti men­dampingi pengobatan para calhaj tersebut.

“Selama penyakit itu memang masih bisa diobati maka kita obati, dan berang­kat. Kita juga tahu mana yang bisa berangkat mana yang tidak. Kita sudah jelas­kan, ada beberapa penyakit kronis yang masih boleh be­rangkat karena bisa diobati,” ujar Kepala Dinkes Kota Bo­gor, Rubaeah.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Dari 699 calhaj asal Kota Bogor, beberapa menderita penyakit kronis. Namun Ru­baeah memastikan mereka masih bisa berangkat ke Tanah Suci karena masih dapat ditangani. “Seperti penyakit jantung dan hi­pertensi, masih bisa. Ke­cuali TBC yang memang harus ditunda keberangka­tannya,” kata dia.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Untuk calhaj berpenyakit kronis yang akan berangkat 17 Agustus nanti, Rubaeah sudah mengimbau untuk membawa obat–obatan sendiri. Dinkes Kota Bogor pun menyiapkan tenaga medis yang didatang­kan untuk mencek kesehatan calhaj selama perjalanan iba­dah.(Yuska Apitya/bs)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================