
Selain untuk meningkatkan pelayanan untuk nasabah, Sis mengaku penambahan mesin ATM dan CRM ini juga sebagai upayanya untuk meningkatkan pendapatan komisi atau fee based income. Apalagi, BRI meÂmasang target yang cukup tinggi untuk pendapatan komisinya di akhir tahun yaitu sekitar Rp 11 triliun – Rp 12 triliun.
Usaha peningkatan fee based income melalui penamÂbahan mesin ATM dan CRM ini juga diamini Santoso. MenuÂrutnya hal tersebut disebabkan pertumbuhan transaksi non tuÂnai yang kemudian memberikan komisi kepada bank, terutama biaya administrasi.
Belum lagi, di awal tahun BCA sempat menaikan biaya administrasi mereka sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 15.000 termaÂsuk bundling kartu. “Maka itu, kami memproyeksikan pertumÂbuhan fee based income bisa lebih dari 15% di akhir tahun,†jelas Santoso.
Sebagai catatan, per juni 2016 BCA berhasil mencatatkan kontribusi pendapatan komisi mencapai Rp 6,37 triliun dari total pendapatannya sebesar Rp 26,13 triliun. (Abdul Kadir BaÂsalamah/Net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















