Cafe Sniper Belum Ditindak

Seperti diketahui, ramai di sosial me­dia, Cafe Sniper masih menjual minu­man keras pada Sabtu (30/07/2016) lalu. Padahal, Walikota Bogor, Bima Arya dan Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono sebelumnya pernah melakukan sidak dan meminta Satpol PP untuk menutup cafe tersebut.

Alhasil, hanya Cafe 31 yang dilakukan penyegelan oleh Satpol PP Kota Bogor, namun Cafe Sniper masih buka meski tan­pa ijin. Apakah benar ada backing dibalik Cafe Sniper?

Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor seharusnya lebih tegas lagi dalam hal ini, karena tanpa adanya ketegasan akan menjadi kecemburuan sosial terhadap para pegawai Cafe 31 yang sebelumnya telah disegel terlebih dahulu.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

“Seharusnya langsung ditutup saja Cafe Sniper, jangan tebang pilih saya ulangi lagi. Berdampak kepada kecem­buruan sosial nantinya. Itu ada bekingan di belakangnya, telusuri saja kalau nggak percaya,” tegas Untung.

Anggota Komisi A DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi mengatakan, Satpol PP Kota Bogor dalam hal ini seharus­nya melakukan tindakan yang tegas untuk menutup cafe yang berlo­kasi di perumahan Bogor Nir­wana Residence (BNR) tersebut.

“Harusnya cafe ini disegel, ini malah masih buka. Beri­kanlah contoh kepada pen­gusaha-pengusaha lain untuk mematuhi perijinan yang ada. Apabila dibiarkan seperti ini, para pengusaha lain akan mere­mehkan Pemerintah Kota (Pem­kot) Bogor,” tegasnya usai meng­hadiri sidang Paripurna kemarin.

Ia juga menambahkan, Pemkot Bogor jangan tinggal diam. Banyak perijinan-perijinan yang masih bodong tetapi dibiarkan begitu saja. “Selagi pros­es menunggu ijin diterbitkan, seharusnya ditutup terlebih dahulu, dilakukan segel oleh Satpol PP,” paparnya.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Sekedar mengingatkan, sebelumnya Satpol PP telah menyegel Cafe 31 yang ti­dak jauh dari lokasi Cafe Sniper. Ternyata hal ini menimbulkan kecemburuan sosial diantara para karyawan 31 yang melihat Cafe Sniper masih menjual miras. Lan­tas, para karyawan mengunjungi rumah Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryo­no untuk meminta keadilan. Untung pun sempat meminta kepada Walikota Bogor, Bima Arya untuk segera menyegel cafe Sniper tersebut, namun hingga saat ini Cafe Sniper masih tetap buka. (Abdul Kadir Basalamah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================