Pemkot dan DPRD Kompak

Sebelumnya, Wakil Waliko­ta Bogor, Usmar mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus tegas dalam menjalankan tugas. Bahkan, terkait Cafe Sniper ia telah menyampaikan kepada Wa­likota Bogor Bima Arya bahwa tempat tersebut mesti ditutup.

“Saya sudah sampaikan ke pak walikota, bahwa Cafe Sniper itu harus ditutup ses­uai imbauan Ketua DPRD Kota Bogor. Permintaan penutu­pan, karena beberapa waktu lalu ada penjualan miras disa­na,” ujar Usmar ketika ditemui di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bogor, Senin (8/8).

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Usmar menuturkan, BNR harus segera memasukan usulan pembaharuan izin HO serta memproses izin khusus untuk Cafe Sniper. “BNR harus cepat mengajukan dan segera memasukan usulan pembaha­ruan HO. Kita nanti akan kita lihat kesana untuk memasti­kan Cafe Sniper apakah tetap operasional dengan menjual miras atau tidak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Usmar, Satpol PP harus bertindak tegas agar BNR segera meny­elesaikan perizinannya. “Ha­rus cepat diselesaikan izin HO secara kolektif untuk seluruh tempat usaha yang ada di sana,” tegasnya.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM) Denny Mu­lyadi mengatakan, hingga kini cafe tersebut belum mengan­tungi izin. “Belum ada izinnya karena BNR belum mengurus perizinan,” ungkapnya. (Ab­dul Kadir Basalamah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================