Jokowi Minta Saweran Freddy Ditelusuri

Dalam tulisannya itu, Haris mengaku pernah mengunjungi Freddy di Lembaga Pemasyara­katan Baru, Nusakambangan, Jawa Tengah, pada 2014. Saat itu, Freddy menceritakan ke­pada Haris soal keterlibatan ang­gota Badan Narkotika Nasional, Tentara Nasional Indonesia, dan Polri dalam bisnis narkobanya. Akibat tulisannya itu, tiga lem­baga itu melaporkan Haris ke Badan Reserse Kriminal Polri.

BACA JUGA :  Bahas Tata Kelola Lobster, MKI dan IPB University Desak Regulasi Berbasis Sains dan Inklusif

Jokowi menyayangkan ke­napa baru sekarang pengakuan Freddy itu diungkap. Padahal, gembong narkoba itu disebut-sebut sudah menceritakannya pada 2014 lalu. “Peristiwa ini su­dah lama. Kenapa tidak diung­kap dulu-dulu,” kata dia.

Jokowi telah memerintah­kan Kapolri Jenderal Tito Kar­navian membuat tim untuk menyelidiki kasus tersebut. Presiden juga mengajak pihak-pihak yang kompeten ikut men­gungkap pengakuan Freddy. Ia ingin mereka ikut bergabung ke dalam tim yang telah dibentuk Polri. “Semakin banyak pakar yang punya kemampuan untuk mengungkap, silakan masuk,” ujarnya.(Yuska Apitya/tmp)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================