Smartfren Fokus Hadirkan Ponsel 4G Murah

Vice President Network Smartfren, Munir Syahda Prabowo, mengemukakan pi­haknya mematikan layanan CDMA di sejumlah lokasi lan­taran jumlah penggunanya su­dah banyak yang meninggal­kan CDMA dan beralih ke 4G.

“Jaringan CDMA dimatikan di beberapa daerah dengan alasan jumlah penggunanya sudah tidak worthed. Misalnya sudah di bawah angka ratusan jumlahnya. Sudah dimulai dari Sumatera,” terangnya.

Dia mengaku, upaya terse­but benar-benar dilakukan den­gan perhitungan yang matang. Sebab Smartfren tak mau jadi seakan memaksa pelanggan­nya pindah ke jaringan 4G.

BACA JUGA :  5 Makanan yang Bisa Merusak Tulang, Harus Diwaspadai!

“Kami benar-benar melakukan perhitungan yang matang sebelum melakukan­nya. Kami tidak bisa memaksa pelanggan (CDMA) untuk pin­dah ke 4G, karena itu pilihan pelanggan mau pakai yang mana. Apalagi awalnya kami memang menawarkan jarin­gan CDMA,” paparnya.

Smartfren pun rajin men­gajak para pelanggan lamanya untuk beralih menggunakan jaringan 4G. Smartfren sendiri saat ini memiliki portofolio Andromax A dan E2+ di pasar yang dijual dengan kisaran harga Rp 1 hingga 2 jutaan. Selain itu, Smartfren juga me­miliki strategi Open Market Handset yang bekerja sama dengan vendor-vendor ponsel lain, seperti Hisense, Evercoss, Samsung, dan Lenovo. (*)

BACA JUGA :  MURID BERPRESTASI SAAT LIBURAN

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================