APPI Usung Kurniawan Maju Jadi Ketum PSSI

Ketua APPI, Ponaryo Asta­man, memandang bahwa su­dah saatnya pemain terlibat di federasi, setelah bertahun-ta­hun pen­gurus-pen­g u ­r u s P S S I tidak ber­beda jauh. Den­gan hadirnya pemain di dalam tubuh federasi, maka perubahan atau kekurangan bisa dilakukan dengan baik.

“Karena kami pikir sudah waktunya ada sosok pemain atau mantan pemain yang ter­libat di federasi. Mereka per­nah berjuang di lapangan se­bagai pemain, mereka paham betul apa yang diperlukan untuk kekurangan yang ha­rus dibenahi demi kemajuan sepakbola Indonesia,” ungkap Ponaryo kepada detiksport, Kamis (18/8).

Namun demikian, keinginan APPI dan masyara­kat Indonesia melihat pemain bisa terlibat dalam federasi tentu tidaklah mudah. Sebab, 107 voter atau pemilik suara dipastikan sudah memiliki calon masing-masing dan lebih ‘menguntungkan’ bagi mereka.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Apalagi, saat ini sudah ada calon-calon yang bisa dibilang memiliki kekuatan. Di anta­ranya Letjen Edy Rahmayadi, Erwin Aksa, Moeldoko dan kabarnya juga ada Joko Dri­yono.

Tapi, Ponaryo menegas­kan akan tetap berusaha yang terbaik untuk pencalonan Kurniawan tersebut. Terpent­ing baginya adalah dia ingin membuka mata masyarakat bahwa inilah yang diperlukan bagi sepakbola tanah air.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

“Kami akan berusaha berbuat yang terbaik di pen­calonan Mas Kurus (panggi­lan Kurniawan) ini. Soal hasil kami lihat saja nanti,” kata pemain Pusamania Borneo FC itu.

“Yang paling penting adalah kami sudah mulai mem­buka mata masyarakat, bahwa ini yang diperlukan sepak­bola Indonesia. Sosok yang pernah langsung mengalami bagaimana bermain sepakbola membawa nama negaranya. Sehingga sekali lagi tahu betul apa yang diperlukan untuk memperbaiki sepakbola kita,” simpul Ponaryo yang juga pernah jadi kapten timnas In­do­nesia itu. (Imam/ net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================