
“Karena, hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk senantiasa tanggap terhadap saran perbaikan yang konÂstruktif dari berbagai pihak, sehingga pada saatnya nanti akan mendorong terciptanya peningkatan kualitas kinerka dalam berbagai aspek pemerÂintahan, pembangunan dan pelayanan publik,†tutup Dadang.
Bukan tanpa kajian dan perÂhitungan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kalsel melakukan diklat di Bumi Tegar BeriÂman ini. Kepala Diklat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Drs. Wahyudin menilai bahÂwa, Pemkab Bogor sebagai penyangga Ibukota Jakarta memiliki formulasi dalam menjalankan sistem pemerÂintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kunjungan peserta dari Provinsi Kalsel ini ke KabuÂpaten Bogor adalah untuk menggali informasi dan belaÂjar tentang struktur organisasi dan peraturan – peraturan yang nantinya bisa diterapÂkan di Kabupaten atau Kota di Kalimantan Selatan,†ujar Wahyudin.
Pemrov Kalsel mengakui bahwa Kabupaten Bogor lebih maju dalam informasi. Fkus sasaran diklat PIM IV angkaÂtan XV Badan Diklat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yakni, belajar langsung denÂgan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
“Kami akan berdialog denÂgan teman-teman yang ada di Disdik dan Dinkes Kabupaten Bogor, ada beberapa yang haÂrus kami contoh dari KabupatÂen Bogor untuk nantinya akan kami terapkan di Kabupaten atau Kota di Kalimantan SeÂlatan,†tandasnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















