Kisah Perempuan Mandiri dan Pintar

Bukan remake atau daur ulang, melainkan terinspirasi. Nia Dinata menghadirkan kon­flik-konflik masa modern ke dalam kehidupan tiga perem­puan kota yang tinggal bersa­ma oma mereka.

Ada Shanty Paredes, Tara Basro dan Tatyana Akman. Sedangkan oma, diperankan oleh The Legendary, Titiek Puspa. ‘Tiga Dara’ masa kini itu tentu tidak tahu secara rinci tentang film lamanya dulu, tapi, Titiek Puspa pa­ham dengan jelas sejauh apa ‘Tiga Dara’ milik Usmar Ismail memberi pengaruh pada ke­hidupa remaja di era 60-an.

BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Dulu, filmnya sangat pop­uler dan menginspirasi. Wak­tu itu sampai dibikin lomba menjadi Tiga Dara, saya sam­pai mau ikut kok, tapi nggak jadi,” kenangn Titiek Puspa.

“Saya nonton sampai tiga kali, sudah gitu duitnya ma­sih susah zaman dulu. Waktu filmnya tayang, rasanya sudah yang paling modern musiknya, fashion-nya,” tambah mu­sisi 78 tahun itu. Secara usia, Titiek Puspa memang satu an­gkatan dengan tiga pemainnya yang lama, Mieke Wijaya, Chi­tra Dewi dan Indriati Iskak.

Namun, filmnya yang sekarang pun tak kalah men­arik. Lagi-lagi menurut Titiek Puspa, ‘Ini Kisah Tiga Dara’ punya unsur baru yang sama hebohnya.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

“Jika dibandingkan den­gan yang sekarang, wow! Dengan seribu tenaga saya se­mangat ikut serta. Saya men­emukan playground saya yang telah hilang selama 30 tahun terakhir. Karena ini film per­tama saya setelah 30 tahun tak main film (film terakhirnya, ‘Apanya Dong, 1983’),” tutup pelantun ‘Kupu-kupu Malam’ itu. (Alfian Mujani|net)

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================