bima-aryaBOGOR TODAY – Walikota Bogor, Bima Arya tengah fokus menyelesaikan persoalan-persoalan program di Kota Bogor. Mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bima juga masih mempersiapkan pilihan apakah tetap akan maju pada periode ke dua dalam Pilkada Kota Bogor nanti.

Ternyata, Bima saat ini sedang galau memikirkan apakah ia tetap akan mencalonkan sebagai Walikota Bogor lantaran adanya tawaran untuk maju dalam pencalonan Gubernur Jawa Barat (Jabar) pasca berakhirnya jabatan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan Dedi Mizwar nanti.

Ia juga telah dipinang untuk maju bersama-sama dalam pemilihan Gubernur Provinsi Jawa Barat. Sayangnya, Bima belum menjawab mengenai tawaran untuk menunju kursi Provinsi Jawa Barat itu.

“Memang sudah ada tawaran yang diberikan ke saya untuk menjadi pendamping dalam pemilihan Gubernur Provinsi Jabar. Sekarang ini sudah ada yang mengajak bicara baik untuk skenario di Jabar maupun Kota Bogor. Tapi kalau berbicara soal masa depan belum saya putuskan karena masih fokus pada pekerjaan dulu,” tuturnya.

Baca Juga :  Perumda Tirta Pakuan Lakukan Sosialisasi Pemasangan Baru dan Edukasi Air Bersih

Bima mengakui, ia juga diberikan waktu untuk memberikan jawaban pada tawaran untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jabar tersebut. “Karena sudah mendekati Pilkada, saya sudah diminta memikirkan tawaran tersebut dan memutuskan secepatnya,” tandasnya.

Namun, Bima juga masih bingung untuk kelanjutan kinerjanya di Kota Bogor. Dengan sisa jabatan dua tahun lagi, ia benar-benar ingin fokus menyelesaikan persoalan dan tugas-tugas yang belum terselesaikan.

“Karena saya belum memutuskan apakah akan melanjutkan Bogor atau ke Jabar, makanya saya lagi fokus nembayar hutang-hutang janji program yang belum selesai. Saya mau beresin transportasi, kemacetan, kebersihan dan lain-lainnya,” akunya.

Baca Juga :  138 Warga Desa Mekarjaya Jasinga Terima BLT Tahap Empat

Politisi PAN inipun memaparkan, dalam  sisa jabatan dua tahun, persoalan di Kota Bogor memang tidak akan selesai. “Paling tidak dari sisa masa jabatan saya, ada koridor yang selesai  seperti koridor transpakuan dan rerouting. Kemudian pembangunan jalan R3 ada kemajuan, pusat kota juga harus dibenahi dan merampungkan fly over Martadinata,” katanya.

Dia melanjutkan, selama sisa masa jabatan, ia juga akan menghitung survey di Kota Bogor. “Kalau program belum jalan semua bisa saja saya akan maju lagi untuk periode kedua. Kalau mikirin soal Bogor pasti fight terus dan kita selesaikan di Bogor. Yang pasti untuk saat ini belum diputuskan apakah saya tetap lanjut atau pindah ke Jabar,” pungkasnya. (Yuska Apitya Aji)