12MANADO, TODAY-Tim Silat Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Kabupaten Bogor hanya mampu membawa pulang tiga medali perunggu  dalam Kejurnas Pencak Silat antar PPLP  yang dilangsungkan di Manado dari  11- 16 Oktober 2016.

Tiga medali perunggu yang diraih para  ksatria Karadenan dalam kejurnas tersebut disumbangkan oleh Gilang Mahardianto, Dila Mega Putri dan Gema Ilham.

“Target kami memang lebih dari itu, namun kami merasa puas dengan pencapain yang diraih para atlet . Apalagi dalam Kejurnas tersebut atlet harus main sampai empat kali dalam satu hari. Ini jelas sangat menyalahi aturan yang ada di dalam peraturan pencak silat,”  tegas Ketua Umum IPSI Kabupaten Bogor, M Khairul.

Baca Juga :  Gibran,Bocah Asal Kabupaten Bogor, Sabet Juara 1 di Ajang Taekwondo Challenge Kemenpora

Namun demikian, ia mengakui timnya gagal dalam meraih medali emas dalam Kejurnas itu. “Kami segera melakukan evaluasi dalam waktu dekat, kami memang gagal mencapai target, tapi  banyak faktor penyebab kegagalannya.Salah  satunya  bertanding lebih dari 2 kali dalam satu hari,”  ujar Khaerul  dengan nada kecewa  dengan sikap kebijakan panpel  Kejurnas.

Baca Juga :  Polandia Serukan Tolak Atlet Rusia dan Belarusia dalam Olimpiade 2024

Khaerul menegaskan, hampir semua peserta banyak melakukan protes  terhadap kebijakan tersebut.

“Aturannya maksimal atlet itu bertanding dua kali dalam satu hari .  Masa ini harus sampai 3 atau 4 kali  dalam sehari. Itu akan sangat  menguras  stamina para  atlet manapun,”  timpal M khaerul lagi.