UNIVERSITAS Djuanda Bogor kembali menunjukkan eksistensi kerja menuju World Class University melalui program visiting profesor bertajuk “Maternity and Child Care System In Indonesia” di ruang Senat Universitas Djuanda Bogor,  Senin (17/10/2016).

Tidak tanggung-tanggung, dalam agenda ini, para pakar dari Applicative Madeicalcare System (AMS), Finland University dan University of Turku dihadirkan untuk berdiskusi dengan insan akademika Universitas Djuanda (Unida) tentang lankah nyata dalam mempersiapkan generasi penerus yang hebat dan cerdas.

Wakil Rektor I Unida Dr. Ir. H. Dede Kardaya., M.Si  memaparkan visi dan misi Universitas Djuanda serta university profile yang menunjukkan bahwa Unida telah melakukan berbagai langkah guna mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya hebat dan cerdas, tetapi juga bertauhid. Hal ini dibuktikan dengan keseriusan Unida yang mengusung Pancadharma Universitas dan berhasil menduduki klaster utama dalam bidang penelitian versi Kemenristek Dikti serta dibentuknya pondok pesantren mahasiswa berisikan mahasiswa penghafal al-qur’an yang dibina langsung oleh para dosen melalui mentoring system.

Dalam kesempatan ini Rektor Unida Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH menyampaikan bahwa telah banyak kerjasama dilakukan dengan Direktur Utama AMS Dr. Ahmad Mediana, Sp.Og di bidang pendidikan dan kesehatan. Wawasan dan pengalaman para profesor dari Finlandia akan sangat membantu khususnya pada penerapan sistem pendidikan yang dilakukan di Finlandia serta aplikasinya di Indonesia khususnya di Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliah Indonesia yang memang berdedikasi untuk memajukan dunia pendidikan dari sejak pendidikan pra sekolah hingga perguruan tinggi.

Baca Juga :  Jalan Tanah Menuju Sekolah, Siswa Harus Melepas Sepatu Saat Turun Hujan

Kedatangan Prof. Tapio Salakoski, Prof Eija Koskivaara dan Dr. Ari Koski ke Universitas Djuanda disambut dengan antusias oleh jajaran dekan, direktur dan kepala biro. Diskusi dimulai dengan pemaparan para profesor yang menyampaikan bahwa masa kehamilan seorang ibu dan anak usia dini, harus mendapatkan perhatian khusus. Finlandia sedang melakukan hal tersebut. Pendidikan untuk anak-anak khususnya sekolah dasar, sedang menjadi perhatian khusus untuk dikembangkan. Akan sangat baik bagi generasi saat ini di Indonesia untuk memperhatikan sistem yang mendukung upaya menciptakan generasi yang cerdas, hebat dan bertauhid, karena Indonesia memiliki populasi potensi dan talenta yang besar untuk terwujudnya hal tersebut.

 Selain sistem pendidikan, sistem informasi dan teknologi juga menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan. Begitu masif perkembangan teknologi saat ini, namun jarang sekali ada yang memperhatikan tentang daya paham dan nalar para pengguna (user) khususnya dari usia anak dan remaja dalam mengelola data dan informasi yang diperoleh dari internet. Biaya yang keluarkan untuk dapat mengakses jaringan internet pun tidaklah murah. Karena  itu diperlukan edukasi kepada anak sejak usia dini untuk mengasah kemampuan menyerap fakta melalui data dan informasi yang tersedia.

Baca Juga :  Lomba Pramuka Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Bogor Digelar

Pada akhir sesi diskusi Prof. Tapio Salakoski menyimpulkan bahwa setiap langkah yang dilakukan haruslah berbasis riset. Keunggulan para peneliti di Universitas Djuanda sangat diperlukan sebagai kontribusi nyata mencari solusi untuk mengoptimalkan bonus demografi yang dimiliki Indonesia beberapa tahun yang akan datang. Para peneliti Finland University dan University of Turku siap bergabung dalam joint resarch bersama Universitas Djuanda. Hal ini perlu dilakukan agar desain sistem pendidikan yang tepat untuk mencetak generasi hebat, cerdas dan bertauhid dapat terwujud dan di impelemtasikan di Indonesia. (Biro Humas dan Promosi Unida)