foto-baiCIGUDEG, TODAY – Mega (24) warga Kampung Cicopong Tonggoh, RT 03/ 03, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah sejak 2009 lalu.

“Saya sudah memasukan Mega ke program Pemerintah dari tahun 2009 sampe saat ini masih tetap mendapat bantuan. Bantuan itu rutin perbulan Rp 300 ribu,” ujar Haris selaku Program Keluarga Harapan (PKH) Cigudeg.

Namun, lanjut Haris, bantuan bisa dicairkan setiap empat bulan sekali. “Setiap Empat bulan sekali sebesar Rp 1,2 juta dana tersebut langsung diserahkan ke walinya Mega sendiri. Untuk tahun 2016 ini baru tahap kedua, rencananya minggu-minggu sekarang bantuan tahap ketiga akan turun,” paparnya.

Baca Juga :  Hutan Kota Pakansari Jadi Paru-paru Kabupaten Bogor

Diberitakan sebelumnya, Mega anak yatim piatu mengalami gangguan kesehatan. Selama puluhan tahun, gadis itu tidak bisa menikmati indahnya hidup layaknya anak seusianya. Dia hanya bisa berbaring dilantai dan ditemani sang nenek.

“Mega sudah ditinggalkan kedua orang tuanya semasih dia bayi, saya yang mengurusinya. Untuk makan sehari-hari, kadang saya menerima bantuan dari tetanga – tetangga, sudah lama belum dapat bantuan dari pemerintah sekarang mah, biasanya dapat bantuan,” ungkap Enok (80) nenek Mega.

Baca Juga :  Diserang Hama Wereng, Hektaran Sawah Terancam Gagal Panen

Dia tidak menyangka cucu nya bakal seperti itu. tidak ada yang aneh saat Mega terlahir keduania. Dia sangat mengharapkan keajaiban datang. Enok sangat ingin melihat cucunya tumbuh normal seperti anak sebayanya. Bisa bermain bersama teman – teman dan memiliki keluarga layaknya wanita normal.

“Andai saja cucu saya ada yang membiayai untuk diobati dan bisa tumbuh normal seperti teman seusianya, saya sangat senang seklai. Tapi, dengan kendisi ekonomi saya yang seperti ini, saya hanya bisa pasrah,” tandasnya. (Iman R Hakim / Muhammad KTR)