09 Alemania 14, 15, 16 y 17 de julio de 2016; circuito de Sachsenring.; MotoGP; Mgp; mgp; motogp

Alfian Mujani

[email protected]

MARC Marquez membahas soal Jorge Lorenzo, Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Andrea Iannone, dengan beberapa nama itu diprediksi jadi saingan beratnya musim depan.

Musim depan Lorenzo akan menjalani musim perdananya sebagai rider Ducati setelah sebelumnya menjalani karier di kelas primer bersama Yamaha. Juara dunia tiga kali kelas primer itu sudah sempat menjajal tunggangan barunya usai balapan pamungkas di Valencia lalu.

“Saya tak menduga Lorenzo bisa sedemikian cepat di Valencia. Ia akan langsung mampu memenangi balapan-balapan,” ujar Marquez dalam wawancaranya dengan Sky TV dan dilansir GPOne.com.

Ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan Lorenzo langsung bersaing memperebutkan titel musim depan, Marquez menjawab, “Entahlah, masih terlalu dini untuk dikatakan.”

Baca Juga :  Polandia Serukan Tolak Atlet Rusia dan Belarusia dalam Olimpiade 2024

Marquez kemudian bicara mengenai rider asal Spanyol lain, Vinales. Untuk musim depan rookie of the year MotoGP 2015 itu akan hijrah ke tim pabrikan Yamaha, menggantikan posisi Lorenzo.

“Saya sudah menduga ia akan sekencang ini, ia sudah memperlihatkan potensinya dengan Suzuki. Setelah dua musim tak mudah, tentu ia akan jadi kian tangguh di atas motor komplet seperti Yamaha. Ia akan bersaing memperebutkan titel sedari balapan pertama,” ujarnya.

Di Yamaha, Vinales akan menjadi rekan satu tim dari Rossi, juara dunia kelas primer tujuh kali yang terus berjuang meraih gelar juara dunia grand prix nomor sepuluh.

Baca Juga :  Gibran,Bocah Asal Kabupaten Bogor, Sabet Juara 1 di Ajang Taekwondo Challenge Kemenpora

“Lorenzo bisa memenangi balapan-balapan, bahkan mungkin sedari awal walaupun saya tak terlalu yakin mengenai titel. Saya bisa melihat Vinales dalam persaingan, juga Rossi. Sepanjang musim lalu Vale dan Maverick sudah membuktikan ketangguhannya,” ucap Marquez.

Marquez juga membicarakan soal Iannone, rider Italia yang tergeser dari Ducati dan kemudian berlabuh di Suzuki. Secara khusus ia membahas soal gaya Iannone yang menurut beberapa pihak kelewat agresif.

“Saya menyukainya karena Andrea selalu memberikan perlawanan sengit. Ia sangat agresif, kami butuh rider seperti itu. Di Valencia ia juga tidak terpaut jauh dari Honda saya,” sebut Marquez. (dtc)