maxresdefaultJakarta, Today –
 Saat berbicara dengan anak-anak, terutama yang berkaitan dengan masalah fisik dan kesehatan, orang tua sepatutnya lebih berhati-hati. Studi ungkap anak yang dicap dengan sebutan ‘gemuk’ sejak kecil, justru lebih berisiko jadi obesitas saat dewasa kelak.

Menurut para peneliti, rasa tidak percaya diri dan tak nyaman yang muncul pada anak dapat membuatnya justru mengalihkan pikirannya pada makanan alias comfort eating. Hal inilah yang kemudian membuat anak berisiko menjadi semakin gemuk.

Baca Juga :  Ternyata Ini Dia 4 Manfaat Dlingo yang Baik untuk Kesehatan

Dalam penelitian ini, ilmuwan Eric Robinson dari Liverpool University melakukan pengkajian terhadap dua studi besar terkait perkembangan dan pertumbuhan anak. Studi pertama yakni Longitudinal Study of Australian Children, yang melibatkan sekitar 4.983 anak berusia 14-15 tahun.
Ditemukan bahwa anak yang dicap kegemukan sejak berusia 4-5 tahun, mengalami kenaikan berat badan lebih banyak di tahun-tahun berikutnya, karena ia sudah merasa bahwa dirinya gemuk dan sudah sepatutnya seperti itu.

Baca Juga :  Ternyata Ini Dia 4 Manfaat Dlingo yang Baik untuk Kesehatan

Studi lainnya yang dilakukan di Irlandia dengan melibatkan sekitar 8.658 anak berusia 9 tahun juga demikian. Peneliti menemukan bahwa ketika anak dicap kegemukan saat berusia 9 tahun, mereka mengalami kenaikan berat badan lebih banyak saat menginjak usia 13 tahun.

“Disimpulkan bahwa anak-anak yang orang tuanya menganggap mereka kelebihan berat badan dan kegemukan, cenderung justru mengalami kenaikan berat badan terus-menerus,” ungkap Robinson, seperti dikutip dari Daily Mail.(dth)