JAKARTA TODAY- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan tren positif hingga penutupan perdagangan sore ini pada posisi 5.294. Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka pada posisi 5.273,294.
Mengawali perdagangan pagi ini tepat pukul 09.00 waktu JATS, IHSG dibuka naik 13,099 poin (0,25%) ke 5.280,037. Indeks LQ 45 ikut dibuka menguat 2,284 (0,26%) ke posisi 881,186.
Pada penutupan perdagangan siang ini, IHSG naik 15,225 poin (0,29%) ke 5.282,193. Indeks LQ 45 ikut dibuka menguat 3,268 (0,37%) ke posisi 882,170.
Tren penguatan pun terus berlanjut. Pada penutupan perdagangan hari ini, IHSG naik 27,864 poin (0,53%) ke 5.294,784. Indeks LQ 45 ikut dibuka menguat 6,373 (0,73%) ke posisi 885,275.
Sembilan sektor mengalami penguatan, sisanya 1 sektor melemah. Sektor pertanian memimpin penguatan sebesar 1,78% diikuti sektor aneka industri yang naik sebesar 0,97%.
Sebanyak 184 saham naik, 116 saham turun dan 116 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 350.796 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 15,1 miliar lembar saham senilai Rp 6,3 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 63,154 miliar.

Baca Juga :  AS Mengalami Kerugian Mencapai 5,4 Miliar Dolar, Terkait Pinjaman Bantuan COVID-19

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Unilever Indonesia (UNVR) naik 1.275 poin (3,22%) ke Rp 40.900, Gudang Garam (GGRM) naik 500 poin (0,80%) ke Rp 63.000, Unggul Indah (UNIC) naik 435 poin (24,79%) ke Rp 2.190, dan Graha Layar Prima (BLTZ) naik 400 poin (5,00%) ke Rp 8.400.

Baca Juga :  Bank Pembiayaan AS, Mulai Mengurangi Kredit Kendaraan

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Bank Mayapada (MAYA) turun 800 poin (25,00%) ke Rp 2.400, Matahari Department Store (LPPF) turun 225 poin (1,51%) ke Rp 14.700, Prodia Widyahusada (PRDA) turun 175 poin (3,07%) ke Rp 5.525, dan Indofarma (INAF) turun 130 poin (3,47%) ke Rp 3.620.