Pemilu-minBOGOR TODAY- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Bogor (KPUD) terus melakukan persiapan untuk pelaksanaan Pemilihan Wali Kota Bogor pada 2018 mendatang.

Saat ini KPUD sedang menyusun rencana anggaran yang akan digunakan untuk kegiatan pemilihan Wali Kota Bogor tersebut.

Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna mengatakan, dari anggaran yang sudah disusun, pihaknya masih melakukan beberapa revisi untuk melakukan efisiensi.

“Sejak beberapa waktu lalu kita terus melakukan rapat untuk penyusunan anggaran, dan saat ini kita juga sedang melakukan efeisiensi, kita akan terus lakukan itu sesuai kebutuhan pada Pilkada 2018 nanti,” ujar Undang, kemarin.

Baca Juga :  Plt. Bupati Bogor Akan Dukung Apapun Kegiatan NU

Undang menambahkan, anggaran yang sudah direncanakann tersebut jumlahnya akan dikurangi.

Awal penyusunan dana yang direncanakan untuk keperluan Pilwalkot 2018 mendatang mencapai Rp 70 miliar.

“Awalnya memang mencapai Rp 70 milyar, tapi kita susutkan terus dan kita lakukan efisiensi, menjadi Rp 50 miliar, dan sekarang sampai Rp 38 milyar, kalau memang masih terlalu besar akan kita lihat lagi mana yang lebih penting akan kita prioritaskan,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor : Peringatan HPN 2023 Harus Menyatukan Wartawan

Undang menjelaskan, dana yang begitu besar tersebut dikarenakan pada Pilwalkot mendatang, alat dan iklan kampanye akan dibiayai oleh KPU melalui dana APBD.

Karena menurutnya aturan yang berlaku melarang pasangan calon untuk memasang iklan di media masa.

“Jadi yang memasang iklan itu dari KPU mungkin nanti ada lelang, jadi pembiayaan ditanggung KPU,” katanya.

Jika nantinya setelah digunakan masih ada anggaran sisa, pihaknya akan mengembalikan ke APBD.(Yuska)