small_2trump-donaldJAKARTA TODAY- Investor pasar keuangan cukup terlihat khawatir dengan kebijakan kontroversial yang ditempuh oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Adalah terkait dengan larangan imigran dari negara tertentu masuk ke AS.

“Dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya dengan adanya rasa kekhawatiran pasar terhadap kebijakan imigrasi Donald Trump,” tulis riset OCBC untuk wilayah Indonesia,├é┬áSelasa (31/1/2017).

Dalam ringkasannya tertulis, sentimen pasar agak terpukul kemarin dengan adanya peraturan dari Presiden AS baru, Donald Trump, yang melarang warga negara dari 7 negara Timur Tengah termasuk Syria dan Irak untuk memasuki batas wilayah AS.

Baca Juga :  Bank Pembiayaan AS, Mulai Mengurangi Kredit Kendaraan

Hal ini menyebabkan pasar khawatir bahwa agenda ekonomi akan dihiraukan oleh presiden tersebut. Sementara itu, pasar juga akan mencermati keputusan moneter Federal Reserve (The Fed), di mana pasar merasa belum akan terjadi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Baca Juga :  Realme 10 Pro 5G Edisi Coca-cola Bakal Launching Bulan Ini, Berikut Spesifikasinya

Untuk dalam negeri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa warga negara Indonesia tidak terdampak oleh aksi larangan Trump terhadap berbagai negara mayoritas Muslim beberapa hari ini.

Sementara itu, Menlu Retno Marsudi menyatakan bahwa masyarakat Indonesia di AS dapat mendapatkan bantuan konsulir dari perwakilan Indonesia di berbagai kota besar AS melalui hotline 24-jam jika diperlukan.(Yuska/dtk)