KEMANAPUN kita pergi di muka bumi ini bisa dipastikan akan menemukan tempat yang indah. Keindahan yang menyejukkan hati dan menyegarkan pikiran dengan catatan kita memiliki satu modal utama, yaitu hati yang bersih atau hati yang indah. Paling tidak itulah kesimpulan N. Kariem el-Haq MI, seorang traveller yang ditakdirkan Allah untuk berkeliling dan berkelana.

Keindahan alam sangat ditentukan oleh hati yang melihat alam itu. Kemudian dipengaruhi pula oleh keunikan dan keteraturan alam itu sendiri. Lihatlah begitu banyak pasangan suami isteri yang menikmati kehidupan sederhananya di desa dengan senyuman dan cinta. Lihat pula pasangan suami isteri yang sibuk bertengkar di tempat wisata. Semua itu masalah hati belaka.

Tidak akan pernah selesai kita mengelilingi dan mengunjungi semua tempat yang menurut kisah banyak orang adalah disebut tempat berpanorama indah. Dompet kita tak cukup tebal untuk membiayai semuanya, urat dan otot kita tak cukup kuat mengitari semua tempat itu. Umur kita juga tak cukup panjang untuk mengunjungi semua tempat indah itu.