fghcjtgfyj

TENJOLAYA TODAY – TNI terus melakukan program tanam padi dalam rangka swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional serta meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT). Tidak terkecuali Danramil 2114 Kecamatan Ciampea, Kaupaten Bogor dan jajaran menggerakan seluruh elemen masyarakat untuk semakin giat menanam Pajale (padi Jagung dan kedelai) agar terwujudnya ketahanan pangan khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

Danramil 2114 Ciampea, Kapten Arm. Endang Lili mengatakan, bersama unsur Babinsa sengaja menggerakkan Kelompok Tani Saikhwan di Desa Cibitungtengah, Kecamatan Tenjolaya untuk memberikan contoh kepada kelompok tani yang lain di Wilayah Kecamatan Tenjolaya.

“Saya berharap kepada para petani agar semakin gencar dalam menanam padi, untuk mensukseskan program ketahanan pangan secara nasional,” ujar Kapten Endang Lili, diselal melakukan tanam padi di Kampung Babakan Saikhwan, Senin (13/2/2017).

Baca Juga :  Polisi Berhasil Ringkus Pemuda di Kota Bogor, Ini Kronologinya

Program menanam Pajale ini, terus digaungkan TNI agar pertanian di Indonesia terus tumbuh berkembang, sehingga petani lebih mengoptimalkan dan menambah luas lahan tanam, tentunya jika itu terwujud  Indonesia bisa swasembada pangan dan tidak harus impor beras dari luar.

“Padi ini adalah urusan makan atau urusan perut, jadi kalau perut kosong, itu yang akan menimbulkan berbagai permasalahan negatif. Dengan adanya gerakan petani menanam padi, tentunya stok beras akan menjadi banyak,” terangnya.

Sementara itu, Camat Tenjolaya, Agus lidwan mengapresiasi gerakan yang dilakukan TNI khususnya, Koramil Ciampea yang dipimpin langsung Danramil. Dengan adanya gerakan petani menanam padi yang digerakan TNI, diharapkan desa lain  pun dapat meningkatkan kembali luas tanam padi untuk meningkatkan swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Bogor Never Dry Betta Battle In Eastern Bogor, FCB Gelar Kontes Cupang dari Dalam dan Luar Negeri Ikut Meramaikan

“Pemerintah saat ini, tidak sedikit menyalurkan anggaran untuk program pertanian dalam rangka mendukung program pertanian, baik itu peralatan maupun tenaga pendamping. Tinggal petani dan kelompok tani lain mau atau tidak untuk merubah petani kita ke arah yang lebih maju,” kata Agus.

Kegiatan menanam padi dilakukan di Kampung Babakan Saikhwan, Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Tenjolaya dengan luas lahan sekitar 7 hektar, namun saat ini baru dilaksanakan 1 hektar tanam padi. (Muhammad. A)